6. Akhir Hidup Boro di Tangan BoruShiki

Setelah Alat Senjata Sains Ninja di tubuhnya dihancurkan, tubuh Boro berubah menjadi raksasa yang mengamuk tanpa kendali.

Saat perhatian Tim 7 teralihkan karena baru saja berhasil membebaskan Naruto dari dalam kendi, Boro tiba-tiba memukul Mitsuki hingga tak sadarkan diri. Boro, yang terbakar amarah karena dipermainkan oleh Tim 7, bersumpah untuk tidak mengampuni mereka. Kawaki kemudian mencoba menyerangnya dengan kekuatan Karma dan berhasil menghancurkan tangan kanan Boro. Namun, Boro membalas dengan tangan kirinya, meninju Kawaki hingga terlempar.

Dengan tubuh raksasanya, Boro lalu mencengkeram tubuh Sarada, membuatnya tidak bisa bergerak. Boruto segera menendang tangan kiri Boro untuk membebaskan Sarada. Sarada pun terlepas, tetapi ia jatuh dan terbaring tak berdaya di tanah. Setelah itu, Boro meninju Boruto hingga terlempar, membuat Boruto tergeletak tiarap di tanah.

Tidak berhenti sampai di situ, Boro mulai meninju tubuh Boruto berulang kali tanpa henti, sambil mengumpat bahwa Boruto hanyalah seorang Shinobi biasa yang tidak akan dapat meninggalkan tempat itu dengan selamat. Boro menyebut dirinya tak terkalahkan dan mengaku sebagai utusan dewa. Namun, saat ia hendak meninju Boruto sekali lagi, Boruto tiba-tiba menghilang dalam sekejap.

Ternyata, Boruto sedang melayang di udara dalam Mode Otsutsuki setelah dirasuki oleh Momoshiki. Menariknya, wujud yang disebut BoruShiki ini memiliki mata Byakugan dan tanduk di bagian kanan kepalanya. Sambil menatap Boro, BoruShiki berkata, “Jangan sombong, makhluk rendahan!”

Meski Boro mempercayai bahwa klan Otsutsuki adalah dewa yang patut disembah dan mengimani hari akhir Mugen Tsukuyomi, ia justru harus menerima azab atas perbuatannya. Ironisnya, Boro tewas dihabisi oleh dewa yang ia sembah, yaitu Otsutsuki Momoshiki.

Walaupun Boro menganggap dirinya sosok suci dan juru selamat, bagi Otsutsuki Momoshiki, ia hanyalah makhluk rendahan. Bahkan meskipun Boro telah mengajak banyak orang untuk menjadi pengikut sekte Boronisme—demi menyembah Dewa Otsutsuki—ia sama sekali tidak menerima hadiah atau ucapan terima kasih. Kenyataannya, Boro justru dipukuli habis-habisan oleh Momoshiki.

Selain itu, Boro menerima azab balasan karena sering menipu penduduk desa dengan menyebarkan wabah penyakit dan mengaku memiliki mukjizat. Akhirnya, Boro pun ditipu balik oleh rekannya dari KARA, yaitu Kashin Koji.

Ketika berada di Konoha, Koji meyakinkan Boro bahwa Karma Boruto masih belum matang. Ternyata, pernyataan itu hanyalah tipuan agar Boro lengah. Pada akhirnya, Boro tewas di tangan Boruto yang telah dirasuki Momoshiki.

Boro menemui ajalnya setelah terkena serangan Oodama Rasengan dari Boruto yang telah dirasuki Momoshiki.