4. Alasan Kuon Wataru Membantu Tim Z Lagi
Saat SMA, Kuon menjadi satu-satunya sosok yang sungguh-sungguh memimpin Tim Sepakbola Sekolahnya meraih kejayaan di kompetisi nasional dan bermimpi berseragam timnas Jepang. Sayangnya, teman-temannya kurang bersemangat karena mereka hanya bermain Sepakbola untuk kesenangan semata. Mereka menilai Kuon membosankan karena terlalu ambisius dengan gelar juara nasional SMA.
Meski dihadapkan pada kekalahan, teman-temannya tak merasakan frustrasi sebagaimana yang dirasakan Kuon yang sepenuh hati dalam bermain sepakbola. Sebagai pemimpi yang bercita-cita meraih Piala Dunia, Kuon tak pernah kehilangan semangat untuk menggapai mimpinya. Ia siap bertarung sendirian dan tak segan melakukan apapun demi meraih tujuan yang diimpikannya.
Setelah mengenang masa SMA-nya, Kuon memutuskan untuk mengikuti kata hatinya, daripada tak melakukan apapun dan tetap memenangkan pertandingan. Dengan tekad yang kuat, Kuon mempertaruhkan nasibnya yang sudah pasti lolos tahap 2 Blue Lock dengan cara menggagalkan peluang gol Nagi. Namun, yang tak terduga, alasan sebenarnya di balik tindakan pelanggaran Kuon pada Nagi tersebut tidak semata-mata untuk kebaikan tim Z, melainkan juga demi kebaikan dirinya sendiri.
Akibatnya, Kuon terkena kartu merah yang menyebabkannya kehilangan kesempatan untuk melaju ke tahap seleksi 2 Blue Lock. Tak hanya itu, Kuon juga meminta Tim Z untuk memenangkan pertarungan melawan Tim V agar mereka semua dapat lolos ke seleksi 2 Blue Lock secara bersama-sama. Dengan yakin, Isagi sebagai perwakilan Tim Z berjanji untuk memenangkan pertandingan tersebut.
Akhirnya, Kuon merasakan rasa syukur saat Tim Z berhasil meraih kemenangan gemilang melawan Tim V. Kebahagiaan ini begitu besar hingga Kunigami mengajak Kuon untuk bergabung dalam perayaan kelolosan Tim Z ke tahap 2 Blue Lock.
Namun, Raichi memberikan sebuah tinjuan keras ke wajah Kuon sebagai bentuk penebusan dosa atas pengkhianatan yang telah dilakukannya. Meski demikian, insiden tersebut justru mempererat hubungan antara Kuon dan Tim Z, karena kontribusi Kuon yang telah membantu Tim Z meraih kemenangan melawan Tim V dengan tindakan kontroversialnya pada Nagi.