5. Gojo Satoru Mengubah tradisi Pertandingan SMK Jujutsu
Saat acara pertemuan pertukaran antara SMK Jujutsu Tokyo dan Kyoto, kepala sekolah masing-masing institusi, yaitu Yaga dari Tokyo dan Gakuganji dari Kyoto, sepakat mengajukan jenis kompetisi yang akan berlangsung selama dua hari. Pada hari pertama, pertandingan grup dilaksanakan, sementara hari kedua biasanya diisi dengan pertarungan individu.
Karena SMK Jujutsu Tokyo dan Kyoto telah menyelesaikan pertandingan grup, seharusnya kompetisi hari kedua berlanjut dengan pertarungan individu. Namun, Gojo Satoru, yang mengaku membenci tradisi, memutuskan untuk mengubah kompetisi tanpa meminta izin dari siapa pun. Bukannya mengadakan pertarungan individu, Gojo mengganti acara hari kedua menjadi pertandingan olahraga bisbol.
Ulah Gojo ini tentu saja membuat Yaga dan Gakuganji murka. Mereka berdua merasa tindakan Gojo sangat tidak pantas, mengingat perubahan ini dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya. Namun, seperti biasa, Gojo hanya tersenyum santai tanpa merasa bersalah, menikmati kekacauan yang telah ia buat.