2. Gojo Satoru meminjam pisau Maki dan tidak Mengembalikannya
Saat Gojo memerintahkan Yuji dan Nobara untuk mencabut kutukan di dalam sebuah gedung tua, Yuji sempat mengeluhkan bahwa dirinya belum menguasai teknik Jujutsu dengan baik. Ia khawatir karena, secara teori, kutukan hanya bisa dilawan dengan energi kutukan. Namun, Gojo meyakinkan Yuji bahwa tubuhnya yang sudah setengah terkutuk membuatnya mampu menangani kutukan tersebut.
Meski begitu, Gojo melarang Yuji menggunakan kekuatan Sukuna yang ada di dalam tubuhnya. Sebagai gantinya, Gojo memberikan sebuah senjata pisau sihir bernama “Pembantai Iblis,” yang mengandung energi kutukan. Dengan senjata itu, Yuji berhasil menggunakannya dengan baik dan mampu mengalahkan roh terkutuk.
Namun, ada masalah besar: pisau sihir “Pembantai Iblis” yang diberikan Gojo pada Yuji ternyata milik Maki.
Ketika pertemuan antar rekan sekolah Jujutsu Tokyo dan Kyoto diadakan, kedua sekolah mengadakan rapat strategi sebelum menjalani tes pertandingan melawan roh terkutuk. Maki, siswa kelas dua SMK Jujutsu Tokyo, mengetahui bahwa pisau sihir miliknya telah dipinjamkan oleh Gojo kepada Yuji. Maki pun meminta Yuji untuk segera mengembalikan pisau tersebut.
Sayangnya, Yuji tidak berani mengakui bahwa pisau itu telah rusak selama penggunaannya. Dalam keadaan kikuk, Yuji malah mengatakan bahwa pisaunya telah diambil kembali oleh Gojo. Mendengar hal itu, Maki langsung kesal dan menyebut Gojo sebagai “penutup mata idiot.”
Kemungkinan besar, Yuji tidak menjaga pisau sihir dengan baik karena mengira senjata itu sepenuhnya miliknya setelah diberikan oleh Gojo. Padahal, senjata itu sebenarnya milik Maki. Parah banget, ya, si Gojo Satoru!