2. Inuzuka Kiba

Sejak di Akademi, Kiba sudah mengenal Naruto sebagai murid yang dianggap payah. Salah satu alasannya adalah karena Naruto berulang kali gagal menggunakan Henge no Jutsu untuk meniru wujud Sandaime Hiruzen. Hasil jutsu sederhana selevel Henge no Jutsu saja sangat buruk, membuat Iruka frustrasi, sementara seluruh murid di kelas menertawakan Naruto.

Namun, dengan penuh keyakinan, Naruto menegaskan kepada seluruh murid yang menertawakannya bahwa suatu hari nanti ia akan menjadi Hokage Desa Konoha. Pernyataan ini membuat Kiba semakin tidak percaya bahwa impian Naruto bisa terwujud.

Saat babak penyisihan Ujian Chūnin, Naruto akhirnya bertarung melawan Kiba. Naruto merasa sangat senang karena menganggap Kiba sebagai lawan yang mudah dikalahkan. Namun, sikap ini membuat Kiba tersinggung. Menurutnya, justru dirinya yang beruntung mendapatkan lawan seperti Naruto karena ia merasa sangat tidak mungkin kalah dari seorang Shinobi yang dianggap payah.

Saat pertarungan berlangsung, Kiba bersama Akamaru menggabungkan kekuatan untuk melancarkan serangan Taijutsu Gatsuga. Serangan tersebut berhasil membuat tubuh Naruto terpental dan terjatuh keras di lantai. Naruto mengalami luka parah hingga muntah darah. Meski dalam kondisi terkapar kesakitan, Naruto tetap tidak menyerah. Ia bahkan sempat mengoceh dengan penuh tekad bahwa ia akan menjadi Hokage dan tidak akan kalah dari Kiba.

Kiba, yang melihat kondisi Naruto, meremehkannya sebagai sosok lemah dengan impian tinggi untuk menjadi Hokage. Meski begitu, Kiba secara sarkastik berjanji bahwa jika Naruto tidak bisa menjadi Hokage, maka dirinya yang akan mengambil posisi tersebut untuk Naruto.