7. Koun Wataru Ogah Bantu Tim Z
Semangat juang yang ditunjukkan oleh Tim Z saat melawan Tim V membuat Kuon semakin terkesima. Meski hanya bermain dengan 10 pemain, Tim Z mampu mendominasi permainan. Namun, serangan Tim V semakin berbahaya berkat Nagi yang mengalami Awakening. Kuon menyimpulkan bahwa kedua tim memiliki peluang untuk menang, dan gol berikutnya akan menentukan hasil akhir pertandingan. Jika pertandingan berakhir seri, Tim Z akan finis di posisi ketiga klasemen dan tersingkir dari Blue Lock.
Meskipun Kunigami telah menyamai jumlah gol Kuon di Tim Z, dan poin fair play mereka juga seimbang, Kuon, yang berada di peringkat teratas Tim Z dengan posisi 265, akan terpilih untuk lolos ke seleksi kedua Blue Lock. Dengan demikian, Kuon merasa tenang dan tetap enggan turun tangan membantu Tim Z.
8. Koun Wataru Menjadi Penyelamat Tim Z
Ketika Zantetsu mengirim umpan panjang tepat ke arah Nagi yang berlari bebas tanpa pengawalan, pemain Tim Z panik karena terlalu fokus menyerang dan lupa menyisakan pemain bertahan. Namun, Isagi segera mengejar Nagi, yakin dirinya bisa menghentikannya.
Isagi memperkirakan bahwa Nagi akan tiba lebih dulu untuk menerima umpan Zantetsu yang masih melambung di udara. Oleh karena itu, Isagi berencana mengulur waktu agar rekan-rekannya di Tim Z sempat mundur membantu pertahanan. Jika Nagi berhasil melewatinya, Nagi akan berhadapan satu lawan satu dengan kiper Tim Z dan kemungkinan besar mencetak gol.
Saat Isagi berhasil mengejar Nagi, ia mencoba mengantisipasi apakah Nagi akan menyentuh bola dengan kaki kanan atau kiri. Namun, Nagi justru mengejutkan Isagi dengan menyentuh bola di udara menggunakan punggung, membelokkan arah bola dan melewati hadangan Isagi dengan mudah. Isagi tidak menduga trik ini, sehingga tidak mampu mengantisipasinya. Nagi pun berhasil melewati Isagi dalam sekejap, membuat seluruh pemain Tim Z panik.
Nagi kini tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper. Menyaksikan Lemon, kiper Tim Z, bergerak maju, Nagi bersiap menendang bola dari luar kotak penalti dengan peluang besar mencetak gol yang tampaknya tak terbendung. Namun, Kuon, yang sebelumnya hanya berdiam diri di tepi lapangan, tiba-tiba meluncur dan menerjang tubuh Nagi di luar kotak penalti, membuat Nagi terjatuh. Akibatnya, peluang emas Nagi untuk mencetak gol pun sirna.
Aksi pelanggaran yang dilakukan oleh Kuon ini mengejutkan semua pemain yang menyaksikan pertandingan. Kuon bisa disamakan dengan seorang pahlawan yang muncul dari bayangan, menggagalkan serangan mematikan Nagi, dan membawa keberuntungan kepada Tim Z.