3. Killer Bee

Kisah ini bermula ketika Tsunade mengirim Naruto ke pulau rahasia di Kumogakure untuk menjalankan misi level S (yang sebenarnya hanyalah tipu muslihat) dan memintanya berguru kepada “Gurita,” sesuai ramalan tetua katak. Sesampainya di Kumogakure, Naruto akhirnya bertemu dengan Killer Bee, seorang shinobi yang membuatnya terkesan karena kemampuannya mengendalikan Biju Hachibi.

Tak sabar untuk segera belajar mengendalikan Bijunya sendiri, Naruto langsung mendatangi kamar Killer Bee dan mengetuk pintu tanpa basa-basi. Dengan penuh semangat, Naruto meminta Killer Bee untuk mengajarinya cara mengendalikan Biju. Namun, Killer Bee menolak dengan alasan bahwa ia berada di pulau tersebut bukan untuk melatih siapa pun, melainkan untuk berlibur atas perintah Raikage.

Naruto, yang tidak menyerah begitu saja, mencoba mengambil hati Killer Bee dengan menirukan gaya bicara rap khas Killer Bee. Usahanya ternyata berhasil, dan Killer Bee mulai menyukai Naruto. Sebagai tanda perkenalan, Killer Bee menyodorkan tinju tangannya kepada Naruto dan meminta Naruto melanjutkan rap-nya. Naruto pun berimprovisasi dengan berkata, “Hei, paman, kelakuanmu lucu.” Sayangnya, Killer Bee tidak senang dengan kalimat tersebut.

Menyadari kesalahannya, Naruto segera mencoba memperbaiki situasi dengan menggunakan Harem no Jutsu. Ia menciptakan kumpulan wanita seksi untuk menggoda Killer Bee, berharap Killer Bee akan terpengaruh dan mau mengajarinya mengendalikan Biju. Naruto merasa percaya diri bahwa Jutsu Penggodanya, yang selama ini sukses menaklukkan banyak lawan, juga akan efektif pada Killer Bee.

Namun, harapan Naruto pupus ketika Killer Bee sama sekali tidak tergoda oleh Harem no Jutsu. Sebaliknya, Killer Bee dengan tegas menutup pintu kamarnya, memilih menghindari Naruto yang terus mengganggunya. Naruto hanya bisa kecewa, menyadari bahwa kali ini Jutsu Penggodanya gagal total.

Baca Juga : Ketika Rayuan Maut Oiroke no Jutsu Gagal Menggoda