2. Isagi Yoichi Ragu Cetak Gol Lebih Pilih Mengumpan Ke Kunigami
Di saat-saat genting menjelang akhir babak kedua, Bachira dan Isagi bekerja sama untuk mencetak gol satu-satunya bagi Tim Z. Sebab Bachira yakin keunggulan 5:0 akan membuat pertahanan Tim X lebih longgar. Meskipun Bachira dijaga ketat oleh tiga pemain dari Tim X di tengah lapangan, namun Bachira berhasil mengirim operan jauh kepada Isagi yang berlari gagah di luar kotak penalty Tim X.
Namun, saat Isagi siap menembak bola menghadapi kiper Tim X, Barou tiba-tiba muncul dengan ajaib dan menghadangnya dengan kecekatan. Akibatnya, Isagi terpaksa mengurungkan niatnya untuk melakukan tendangan. Di saat yang sama, Kunigami yang dikawal oleh pemain Tim X meminta operan dari Isagi, sementara Raichi yang berlari bebas di sekitar Isagi juga meminta dengan semangat operan yang sama.
Meskipun Isagi sempat tergoda untuk menaklukkan Barou yang berdiri kokoh di hadapannya dan bermaksud untuk mencetak gol sendiri, namun Isagi merasakan firasat bahwa gol yang spektakuler akan terlahir dari kaki Kunigami. Dengan kepekaannya, Isagi melakukan operan kepada Kunigami.
Para pemain Tim X meragukan kemampuan Kunigami untuk mencetak gol dari luar kotak penalty, tetapi tak disangka, tendangan jarak jauh adalah keahlian yang dimiliki oleh Kunigami. Dengan aksi gemilang, Kunigami sukses menjebol gawang Tim X. Akhirnya, pertandingan antara Tim X dan Tim Z berakhir dengan skor akhir yang memukau, 5:1, menjadikan Tim X sebagai pemenang yang kokoh.
Setelah itu, Raichi marah dan menarik kerah baju Isagi karena Isagi memilih untuk mengoper ke Kunigami. Menurut Raichi, posisinya lebih dekat dan lebih baik dari Kunigami yang sedang dikawal oleh bek tengah lawan.
Isagi mengakui dengan jujur bahwa ia bingung dengan keputusannya sendiri, tubuhnya seakan-akan bergerak secara otomatis untuk mengoper kepada Kunigami, padahal sebenarnya ia ingin menendang bola sendiri. Kemarahan Raichi pada Isagi semakin meluap, karena Raichi merasa heran dengan jawaban “bodoh” Isagi yang mengaku ingin menendang tetapi justru mengoper.