6. Naruto vs Pain

Ketika Pain diberi tugas oleh Tobi untuk menangkap Kyubi di Konoha, Pain pun mendatangi Konoha. Namun, setelah tidak menemukan keberadaan Naruto dan para shinobi Konoha enggan memberitahukannya, Pain mulai menyerang dan mengamuk di sana. Hingga mengakibatkan banyak warga terluka dan beberapa Shinobi Konoha tewas.

Setelah Pain tahu Naruto berada di Gunung Myoboku, Pain menghentikan aksi serangannya di Konoha, dan Pain berencana meninggalkan Konoha. Namun sebelum pergi dari Konoha, Pain menghadiahi serangan Shinra Tensei yang memporak-pondakan seluruh bangunan, dan menghancurkan Desa Konoha.

Beberapa saat setelah Konoha dihancurkan, Naruto Mode Sennin bersama rombongan Katak tiba di Desa Konoha. Dari kejauhan, Naruto menyaksikan Tsunade sedang menghadapi 6 Pain. Ketika Pain Shurado hendak menyerang Tsunade, Naruto tiba-tiba muncul dan menyerang dengan Rasengan yang berhasil menewaskan Pain Shurado. Naruto kemudian memerintahkan Tsunade untuk beristirahat, yang kemudian dituruti oleh Tsunade. Tsunade kemudian menyerahkan Katsuyu kepada Naruto karena Katsuyu memiliki informasi tentang kemampuan masing-masing Pain, yang akan membantu Naruto dalam bertarung melawan Pain.

Berikutnya, Naruto bertarung melawan Pain Gakido. Naruto menggunakan Seni Bela Diri Katak untuk mengecoh penglihatan Rinnegan Pain yang saling terhubung. Serangan Naruto berhasil menewaskan Pain Gakido. Naruto kemudian melemparkan Rasen Shuriken pada kumpulan Pain. Akibat, Pain Ningendo berusaha menolong Pain Chikushodo agar tidak terkena Rasen Shuriken, akhirnya malah Pain Ningendo yang tewas terkena Rasen Shuriken.

Selanjutnya, Naruto bertarung melawan Pain Chikushodo dengan dibantu oleh Geng Katak, Gamabunta, Gamahiro, dan Gamaken yang mengurus Kuchiyose Guk-Guk Galak Raksasa Pain Chikushodo. Berkat kerja sama apik antara Naruto dan Geng Katak, Shima dapat mengaburkan penglihatan Rinnegan Pain. Fukasaku kemudian melempar Gamabunta untuk bergabung dalam pertarungan Naruto melawan Pain Chikushodo. Hasilnya, Gamabunta bisa mengurung Naruto dan Pain Chikushodo di dalam mulutnya, lalu Naruto menyerang dengan dua Rasengan yang berhasil menewaskan Pain Chikushodo.

Setelah mengetahui bahwa Naruto sudah kehabisan Sennin Mode, Pain Tendo langsung bergegas menyerang Naruto agar Naruto tidak punya kesempatan untuk mengumpulkan Chakra Senjutsu. Namun, Naruto telah meninggalkan 2 Kage Bunshin Mode Sennin di Gunung Myoboku sehingga Naruto hanya perlu melakukan Kuchiyose pada Kage Bunshin tersebut. Oleh karena itu, Naruto membawa gulungan besar di tubuhnya dan melemparkannya pada Fukasaku. Fukasaku kemudian memanggil 1 Kage Bunshin Mode Sennin sehingga Naruto bisa menjadi Mode Sennin secara otomatis.

Usai Naruto menendang Pain Tendo hingga terpelanting, Naruto menyerang dengan Rasen Shuriken ke Pain Tendo. Namun, berkat Pain Jigokudo yang menghidupkan kembali Pain Gakido, akhirnya Pain Tendo diselamatkan dari serangan Rasen Shuriken. Hal ini disebabkan karena Pain Gakido berhasil menyerap Rasen Shuriken yang seharusnya mengenai Pain Tendo.

Berikutnya, Naruto menciptakan dua Kage Bunshin dan menyembunyikan keberadaannya dengan menggunakan asap. Serangan Rasen Shuriken kemudian diarahkan ke arah Pain yang berkumpul, namun Pain Gakido mencoba menyerap Rasen Shuriken yang ternyata merupakan Henge no Jutsu. Hasilnya, Kage Bunshin Naruto berhasil menjatuhkan tubuh Pain Gakido. Walaupun, Pain Tendo berhasil menghancurkan serangan Rasen Shuriken Naruto asli menggunakan Jutsu Shinra Tensei. Setelah itu, Kage Bunshin Naruto akhirnya jatuh dari udara dan menyerang dengan dua Rasengan yang berhasil menewaskan Pain Jigokudo.

Kemudian, Pain Tendo menyerang dengan Shinra Tensei saat Naruto hendak meninjunya dan Kage Bunshin Naruto hendak meninju Pain Gakido, sehingga Naruto dan Kage Bunshinnya terpelanting. Geng Katak, Gamabunta, Gamaken, dan Gamahiro mencoba mengeroyok Pain Tendo dan Pain Gakido. Tetapi, Pain Tendo menyerangkan Shinra Tensei pada Geng Katak sampai terpelanting sangat jauh, sehingga menumbangkan Gamabunta, Gamaken, dan Gamahiro.

Pain mengakui Naruto kuat, karena Naruto adalah musuh pertama yang mampu meng-gugurkan banyak Pain. Dengan kemampuan Bansho Tenin, Pain Tendo menarik tubuh Naruto ke arahnya, lalu Pain Gakido menyekap badan Naruto dan menyedot Chakra Sennin Mode Naruto. Akibat terlalu banyak menyerap Chakra Senjutsu Naruto, akhirnya Pain Gakido berubah menjadi patung katak.

Mengetahui, Fukasaku dan Shima sedang bersiap-siap untuk menjebak Pain dalam Melodi Genjutsu, seperti yang mereka lakukan saat Pain bertarung melawan Jiraiya. Maka, Pain Tendo menggunakan Bansho Tenin untuk menarik Fukasaku, lalu menusukkan besi pada tubuhnya, hingga menyebabkan Fukasaku tewas. Kemudian, Pain Tendo menggunakan Bansho Tenin lagi untuk menarik tubuh Naruto dan menghempaskannya ke tanah. Setelah itu, Pain Tendo menumpuk kedua telapak tangan Naruto dan menusukkan besi dikedua telapak tangan Naruto.

Supaya Naruto tidak bisa bergerak, Pain Tendo lalu menusukkan besi di seluruh tubuh Naruto yang sedang tiarap. Kemudian, Hinata berusaha menolong Naruto dan siap menantang Pain Tendo untuk bertarung. Hinata berulang kali mencoba menghancurkan besi yang menancap di tubuh Naruto, tetapi Pain Tendo juga berulang kali menyerang dengan Shinra Tensei, untuk menghempaskan tubuh Hinata. Sudah muak dengan kegigihan Hinata yang bersikeras untuk membebaskan Naruto dari tusukan besi, Pain Tendo melempar Hinata ke udara dan menghempaskan tubuhnya ke tanah, lalu menusukkan besi ke tubuh Hinata.

Akibat menyaksikan kebrutalan aksi Pain Tendo pada Hinata, Naruto langsung berubah menjadi Kyubi Ekor 4. Kyubi Ekor 4 melemparkan bebatuan ke Pain Tendo, meninju wajah Pain Tendo, dan memalu batu di kepala Pain Tendo, hingga badan Pain Tendo terkubur di tanah. Selanjutnya, Naruto berubah menjadi Kyubi Ekor 6 dan menembakkan peluru Chakra secara bertubi-tubi ke Pain Tendo, serta berhasil membalikkan serangan Shinra Tensei yang membuat Pain Tendo terpelanting.

Pada saat Kyubi Ekor 6 mengejar Pain Tendo yang sedang melarikan diri menuju tempat persembunyian Nagato, berikutnya Nagato mengaktifkan Chibako Tensei pada Pain Tendo. Hingga terbentuklah gumpalan bebatuan raksasa yang mengambang di udara, lalu Pain Tendo mengurung Kyubi Ekor 6 di dalam gumpalan bebatuan raksasa tersebut. Naruto kemudian berubah menjadi Kyubi Ekor 8 dan mencoba melepaskan diri dari jeratan Chibako Tensei dengan menyemburkan api.

Bahkan, Naruto nyaris saja berubah menjadi Kyubi Ekor 9 karena hampir saja melepaskan segel kurungan Kyubi. Namun, Minato muncul di alam pikiran Naruto dan menghentikan tindakan Naruto. Minato menyegel kembali Kyubi di dalam perut Naruto sehingga Naruto bisa kembali ke wujud normal dan terbebas dari jeratan Chibako Tensei.

Berkat informasi dari Katsuya, Naruto mengetahui bahwa setelah Pain Tendo menggunakan Shinra Tensei, maka Pain Tendo akan membutuhkan waktu 5 detik untuk bisa menggunakan teknik tersebut lagi. Dengan demikian, Naruto berniat memanfaatkan kesempatan 5 detik tersebut untuk mengalahkan Pain Tendo.

Selanjutnya, Naruto Mode Sennin kembali bertarung melawan Pain Tendo. Setelah Naruto melempar Pain Tendo sampai terpelanting, Naruto lalu meledakkan asap untuk menutupi keberadaannya dan 2 Kage Bunshinnya. Berikutnya, Pain Tendo menggunakan Shinra Tensei untuk menghancurkan serangan Rasen Shuriken Naruto. Lagi, Naruto menyerangkan Rasen Shuriken pada Pain Tendo, karena sedang proses menunggu waktu 5 detik untuk bisa menggunakan Shinra Tensei lagi, maka Pain Tendo melompat ke udara untuk menghindari Rasen Shuriken Naruto.

Selanjutnya, Naruto mode Sennin kembali bertarung melawan Pain Tendo. Setelah Naruto melempar Pain Tendo hingga terpelanting, Naruto meledakkan asap untuk menyembunyikan keberadaannya dan 2 Kage Bunshin-nya. Kemudian, Pain Tendo menggunakan Shinra Tensei untuk menghancurkan serangan Rasen Shuriken dari Naruto. Namun, Naruto tidak berhenti dan menyerang Pain Tendo lagi dengan Rasen Shuriken. Sembari menunggu waktu 5 detik yang dibutuhkan Pain Tendo untuk menggunakan Shinra Tensei kembali, berikutnya Pain Tendo melompat ke udara untuk menghindari serangan Rasen Shuriken dari Naruto.

Setelah melompat ke udara, Pain Tendo menempatkan kakinya di atas puing-puing bebatuan. Tiba-tiba, ratusan Kage Bunshin Naruto muncul dari puing-puing bebatuan, serta siap untuk mengeroyok Pain Tendo. Namun, Pain Tendo mengeluarkan Shinra Tensei dan mendorong ratusan Kage Bunshin Naruto hingga terpelanting.

Namun, Naruto mengetahui bahwa Pain Tendo membutuhkan waktu 5 detik untuk bisa menggunakan Shinra Tensei kembali. Maka, Naruto mempersiapkan Rasengan dan 2 Kage Bunshin Naruto yang tersisa melemparkan Naruto ke arah Pain Tendo. Naruto kemudian menyerang Pain Tendo dengan Rasengan, dan berhasil menewaskannya.

# Alasan Naruto Bisa Mengalahkan Pain

Meskipun Naruto sukses mengalahkan Pain, sebenarnya Nagato sudah lama menderita sakit parah akibat pertarungan pertama Nagato melawan Hanzo. Kaki Nagato mengalami kecacatan karena terkena ledakkan bom kertas, dan pengisian Chakra ke Gedo Mazo juga sangat banyak menyedot Chakra Nagato, yang mengakibatkan tubuh Nagato menjadi lemah selama sisa hidupnya.

Selain itu, Pain Tendo juga telah menggunakan Shinra Tensei dengan kekuatan sangat besar supaya bisa menghancurkan Desa Konoha. Oleh karena itu, Pain Tendo tidak bisa langsung bertarung melawan Naruto, dan harus dilindungi oleh Pain lain saat melawan Naruto karena Pain Tendo sedang memulihkan kekuatan Shinra Tensei.

Sebelum bertarung melawan Naruto, kemampuan Gedou Rinne Tensei Pain Jigokudo sudah digunakan sebanyak 2 kali untuk menghidupkan kembali 2 Pain yang rusak setelah dikalahkan oleh Kakashi dan Konohamaru. Oleh karena itu, saat Pain melawan Naruto, Pain Jigokudo hanya dapat menghidupkan kembali 1 Pain saja. Hal ini berbeda dengan saat Pain melawan Jiraiya, dimana Jiraiya berhasil menewaskan 3 Pain dan Pain Jigokudo masih memiliki kemampuan untuk menghidupkan kembali 3 Pain.

Nagato sudah sangat kelelahan setelah bertarung terlalu lama melawan Shinobi Konoha dan menggunakan Shinra Tensei untuk menghancurkan Desa Konoha. Akibatnya, Nagato mengalami batuk darah yang membuat Pain Tendo sempat error saat melawan Hinata, dan akhirnya Hinata berhasil meninju wajah Pain Tendo. Khususnya, ketika Nagato menggunakan Chibako Tensei untuk mengurung Kyubi Ekor 6, Nagato bahkan mengalami mimisan. Tubuh Nagato semakin melemah dan akhirnya Chibako Tensei yang dibuat dengan susah payah pun runtuh dengan sendirinya.