3. Gaara vs Kimimaro
Akibat tim Yoninshu yang terlalu lama mengantar Sasuke ke Orochimaru sebagai wadah baru, Kabuto lalu mendatangi Kimimaro yang sedang sakit kritis. Kabuto menceritakan tentang calon pengganti yang kuat untuk Kimimaro sebagai wadah Orochimaru. Kemampuan bicara Kabuto berhasil memicu rasa bersalah Kimimaro. Sehingga, Kimimaro bertekad untuk mempertaruhkan nyawanya demi membawa Sasuke ke Orochimaru sebagai penebus dosa Kimimaro yang gagal menjadi wadah karena sakit yang dideritanya.
Berkat strategi jenius Shikamaru, Naruto berhasil mencuri peti berisi Sasuke yang dibawa oleh tim Yoninshu. Namun, setelah itu, Kimimaro tiba-tiba muncul dan merebut kembali peti berisi Sasuke dari Naruto dan Shikamaru. Naruto lalu mengejar Kimimaro yang hendak mengantar peti ke Orochimaru. Ditengah pertarungan antara Kimimaro dan Naruto, Sasuke keluar dari peti untuk mendatangi Orochimaru sendirian. Untungnya, Rock Lee datang untuk menggantikan Naruto dalam pertarungan melawan Kimimaro, sehingga Naruto bisa mengejar Sasuke.
Meskipun Taijutsu Tinju Mabuk Lee sempat merepotkan Kimimaro, kemampuan Kekkei Genkai Kimimaro terlalu hebat untuk bisa dihadapi oleh Lee. Bahkan, serangan tulang Kimimaro hampir menewaskan Lee. Untungnya, Gaara tiba tepat waktu dan berhasil menolong Lee. Kedatangan Gaara sebagai bala bantuan dari Hokage karena Tsunade menghubungi Shinobi Suna untuk membantu Konoha dalam misi pengejaran Sasuke.
Hingga terjadilah pertarungan antara Gaara melawan Kimimaro. Gaara memiliki kemampuan mengontrol pasir untuk dijadikan perisai dan senjata serangan. Sedangkan Kimimaro memiliki Kekkei Genkai, Shikotsumyaku, yang membuat Kimimaro mampu memanipulasi tulang sekeras besi dari dalam tubuhnya menjadi senjata ataupun perisai.
Kimimaro mengawali serangan dengan menembakkan peluru tulang yang keluar dari ujung jarinya, tetapi perisai pasir Gaara mampu membendungnya. Gaara kemudian menyerang dengan pasir yang mengunci pergerakan kaki Kimimaro dan Gaara menghujani rintikkan pasir yang membungkus tubuh Kimimaro. Selanjutnya, Gaara berusaha meremukkan tubuh Kimimaro yang terperangkap dalam pasir. Namun, berkat melapisi tulang di bawah kulitnya, Kimimaro berhasil selamat dari serangan pasir mengerikan Gaara.
Selanjutnya, Gaara menyerang Kimimaro dengan gelombang pasir hingga tubuhnya terseret dan tertimbun di dalam pasir. Gaara lalu menempatkan kedua telapak tangan ke permukaan pasir dan menggunakan Jutsu Sabaku Taisou untuk menyerangkan tekanan yang kuat dan menggilas tubuh Kimimaro yang tertimbun di dalam lautan pasir. Namun, dengan mengaktifkan Joutai 2 berwujud monster Dinosaurus, Kimimaro berhasil keluar dari timbunan pasir Gaara dan kembali menantang Gaara untuk bertarung.
Berkat mengaktifkan kekuatan Joutai 2, Kimimaro mampu melepaskan diri dari serangan erat pasir Gaara yang mengurung tubuhnya. Selanjutnya, Kimimaro mampu menembus pertahanan pasir Gaara dan menyeruduk tubuh Gaara hingga terpelanting. Setelah itu, Kimimaro menarik tulang punggungnya yang berfungsi sebagai cambuk dan melilitkannya ke tubuh Gaara. Kemudian, Kimimaro memanipulasi tangannya menjadi tulang berbentuk tombak raksasa dan mencoba menyerang Gaara.
Untuk mengantisipasi serangan tulang berbentuk tombak raksasa dari Kimimaro, Gaara menggunakan Jutsu Tameng Shukaku yang terbuat dari pengumpulan mineral keras dari dalam tanah. Gaara menambahkan tekanan dengan chakra dan mencampurnya ke dalam pasir. Hasilnya, senjata tulang berbentuk tombak Kimimaro hancur berkeping-keping dan tidak mampu menembus tameng pasir berwujud Shukaku.
Gaara memprovokasi Kimimaro bahwa ia akan menjadi Klan Kaguya terakhir yang dihancurkan olehnya. Kimimaro mengakui bahwa akibat penyakitnya, ia tahu umurnya tidak panjang dan kemungkinan besar akan mati. Gaara juga mengejek Kimimaro karena telah dicuci otak oleh Orochimaru, karena Gaara mendengar pengakuan Kimimaro yang telah mengabdikan seluruh hidupnya untuk mewujudkan impian Orochimaru yang ingin mengungkap misteri dunia.
Selanjutnya, Gaara menenggelamkan Kimimaro hingga terkubur 200 meter di dalam tanah, dengan kekuatan tekanan pasir yang mampu meremukkan baja dan diyakini akan membuat Kimimaro tidak dapat menggerakkan satu jari pun. Meskipun telah terkubur di bawah tanah, Kimimaro masih mampu melancarkan serangan pamungkasnya, yaitu menumbuhkan puluhan ribu bilah tulang raksasa yang menembus lapisan permukaan tanah, hampir saja menewaskan Lee dan Gaara.
Kimimaro kembali teringat masa kecilnya di mana ia selalu sendirian dikurung dalam penjara. Namun, Kimimaro pernah dibebaskan untuk membantu Klan Kaguya dalam berperang karena kemampuan Kekkei Genkai-nya dianggap berguna. Setelah Klan Kaguya dihabisi oleh Shinobi Kirigakure dan hanya menyisakan Kimimaro, Orochimaru berjasa membantu Kimimaro menemukan tujuan hidupnya, sehingga Kimimaro mengagumi dan memuliakan Orochimaru secara fanatik. Oleh karena itu, Kimimaro sangat murka dengan perkataan Gaara yang menyebutnya telah dicuci otak oleh Orochimaru.
Setelah Gaara mengubah area pertarungan dari rerumputan hijau menjadi padang pasir, Kimimaro mengubah padang pasir menjadi ribuan bilah tulang raksasa yang menjulang tinggi seperti pepohonan. Beruntung, Gaara dan Lee berhasil selamat dari serangan mendadak ketika bilah tulang Kimimaro muncul di permukaan tanah, karena Gaara dan Lee sedang melayang di udara dengan menaiki bongkahan pasir.
Setelah Kimimaro terkubur di bawah tanah sedalam 200 meter, Gaara dan Lee yakin bahwa Kimimaro sudah pasti tewas. Bahkan Gaara sudah kehabisan chakra akibat terlalu banyak mengeluarkan serangan tingkat tinggi.
Saat Gaara sedang lengah karena mengira Kimimaro sudah berhasil dikalahkan, tiba-tiba saja Kimimaro muncul dari balik bilah tulang raksasa di belakang punggung Gaara. Kimimaro memanipulasi tulang tangannya menjadi senjata tombak dan bersiap menghunuskannya ke wajah Gaara. Namun sayangnya, Kimimaro sudah lebih dulu tewas akibat penyakit batuk darah sebelum tombaknya mengenai wajah Gaara.
Gaara pun mengakui pada Lee bahwa jika Kimimaro tidak tewas karena penyakitnya, dia pasti akan dikalahkan dengan telak oleh Kimimaro. Namun, Lee memberitahu Gaara tentang ajaran gurunya, yaitu Guy, bahwa menang karena beruntung juga merupakan bagian dari kekuatan.
# Alasan Gaara Bisa Mengalahkan Kimimaro
Meskipun Gaara berhasil mengalahkan Kimimaro, sebenarnya Kimimaro sedang menderita sakit parah yang membuatnya sering batuk darah. Kimimaro pertama kali mengalami batuk darah saat menemani Orochimaru menyusup ke Konoha yang bertujuan menghancurkan Desa Konoha. Setelah membantu Orochimaru menghabisi Kazekage Keempat Suna, yaitu ayah dari Gaara yang bernama Rasa, penyakit batuk darah Kimimaro tiba-tiba semakin parah hingga membuat tubuhnya lumpuh tak berdaya.
Kabuto sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengobati penyakit Kimimaro. Konon, dari semua Klan Kaguya, hanya Kimimaro yang memiliki Kekkei Genkai Shikotsumyaku. Namun, karena bentuk tubuh Klan Kaguya berbeda dari manusia umumnya, terutama pada tubuh Kimimaro yang memiliki struktur tulang yang unik, dan tidak ada informasi riwayat medis tentang Klan Kaguya di masa lalu, maka akhirnya Kabuto pun menyerah untuk menyembuhkan Kimimaro.
Setelah Kabuto menyerah mengobati penyakit Kimimaro, Kimimaro dibiarkan terbaring sekarat di tempat tidur sembari menerima infus untuk memperpanjang masa hidupnya. Sebagai bentuk pengabdian kepada Orochimaru yang dihormatinya, Kimimaro bertekad untuk mempertaruhkan nyawanya untuk membawa Sasuke Uchiha, yang merupakan wadah baru yang didambakan oleh Orochimaru. Kimimaro berhasil terbangun dari kasurnya dan bertarung melawan Gaara, namun akhirnya tewas karena penyakit yang dideritanya.