4. Itachi Uchiha vs Deidara
Ketika Itachi, Kisame, dan Sasori mendatangi kediaman Deidara, mereka mengajaknya bergabung dengan Akatsuki. Namun, Deidara tidak tertarik dan menyatakan ketidakpeduliannya terhadap Akatsuki. Ia bahkan meminta mereka untuk pergi, karena mengganggu waktunya menikmati karya seni berupa patung di ruangannya.
Deidara menjelaskan tentang Jutsu tanah liat peledaknya yang dianggap sebagai karya seni. Ia memamerkan cetakan tanah liat dan membanggakan kemampuan tanah liatnya yang dapat meledak.
Pertarungan pun dimulai. Itachi mengaktifkan Sharingan dan menantang Deidara untuk bertarung. Jika Itachi menang, Deidara harus bergabung dengan Akatsuki. Deidara menyiapkan dua tanah liat peledak, melemparkan satu ke arah Itachi dan yang lainnya diserangkannya secara sembunyi-sembunyi.
Meskipun Itachi berhasil menghindari serangan peledak pertama, tubuhnya terjerat dalam lilitan tanah liat peledak yang diserang diam-diam oleh Deidara.
Deidara merasa bangga karena menganggap Itachi terlalu mudah dikalahkan. Ia pun berniat meledakkan tubuh Itachi yang telah terlilit tanah liat peledaknya. Namun, Itachi meminta Deidara untuk memperhatikan tubuhnya. Deidara pun terkejut, ternyata yang sebenarnya terlilit tanah liat peledaknya adalah tubuhnya sendiri. Nyaris saja terjadi senjata makan tuan, karena Deidara hampir meledakkan dirinya sendiri.
Deidara bertanya-tanya sejak kapan Itachi melakukan Genjutsu padanya. Kisame memberitahu Deidara bahwa sejak awal menatap mata Itachi, Deidara telah terkena Genjutsu. Tak hanya merasa dikalahkan dalam pertarungan oleh Itachi, tetapi Deidara juga merasa takjub saat menyaksikan Itachi berdiri di tengah dua patung sambil terkena kilauan sinar matahari senja.
Alhasil, Deidara mengakui Itachi bagaikan sebuah karya seni, namun ia kesal pada dirinya sendiri yang terlalu kagum pada kemampuan orang lain.